Puluhan Mahasiswa Aceh Protes Pencatutan Nama Aceh di Ajang MISS Indonesia


 Puluhan Mahasiswa Aceh Protes Pencatutan  Nama Aceh  di Ajang MISS Indonesia

serambinesia.com- Banda Aceh, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam  Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Penyelamat Marwah Aceh (GETAH) melakukan aksi protes terhadap pelaksanaan ajang Miss Indonesia 2016 yang kembali digelar oleh pihak Yayasan Miss Indonesia yang diketuai oleh Liliana Tanaja Tanoesodibjo, istri Harie Tanoe Soedibjo pada selasa (23/02). Ajang Miss Indonesia 2016  sendiri diikuti oleh 34 Finalis yang mulai mengikuti karantina sejak tanggal 12 Januari hingga 25 Februari 2016 mendatang. Acara puncak digelar pada rabu malam  24 Februari 2016 bertempat di Studio 14 RCTI, Kebon Jeruk Jakarta. Acara yang dibackup dan disiarkan secara langsung oleh RCTI dan Global TV ini telah berulangkali mendapatkan kecaman dari masyarakat Aceh. Betapa tidak, yayasan Miss Indonesia ini tidak pernah meminta izin kepada masyarakat Aceh dan Pemerintah Aceh dalam mengikutsertakan peserta yang mengatasnamakan Aceh itu sendiri. Apalagi dalam pelaksanaan kontes tersebut peserta "abal-abal" tersebut tidak mengenakan pakaian yang sesuai dengan budaya kearifan lokal masyarakat Aceh, maka hal ini sama dengan pelecehan dan penghinaan terhadap Masyarakat Aceh Darussalam secara keseluruhan. Setelah Qori pada tahun lalu, Kali ini, yang mencatut Aceh adalah Flavia Celly, perempuan kelahiran Surabaya tersebut mengaku perwakilan dara Aceh dalam ajang miss-missan yang tidak sesuai dengan kaidah dan nilai-nilai keacehan tersebut. Oleh karena itu kami menyampaikan kepada saudari Liliyana yg juga istri dari Ketua Umum Partai Perindo, Harie Tanoe Soedibjo, agar tidak lagi mencoreng Aceh dengan menerima peserta "abal-abal" tersebut. Jika tetap dilaksanakan maka kami ats nama Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Penyelamat Marwah Aceh (GETAH) akan membawa ke ranah hukum pencatutan tersebut tetap dilakukan malam besok tegas Heri Safrijal (Korlap Aksi). Kami meminta pihak pemerintah Aceh agar tidak tidur dan bertindak tegas terhadap hal-hal yang menghina Aceh diluar sana. Pemerintah fungsinya adalah menjaga nama baik Aceh bukan malah membiarkan hal tersebut terus di ulang-ulang, kami minta Pemerintah agar hal ini adalah terakhir kali terjadi dan tidak lagi diulang pada tahun-tahun selanjutnya, apalagi ini menyangkut dengan identitas daerah kita.
(Red/ijal)



0 Response to " Puluhan Mahasiswa Aceh Protes Pencatutan Nama Aceh di Ajang MISS Indonesia "